Tampil dengan Konsep Baru, Bleeding Gods Keluarkan Album Baru

img: nuclearblast.de
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Bagi pecinta  genre death black metal ala Behemoth dan Dissection, bersiaplah untuk menerima kejutan dari Nuclear Blast Records yang bakal mengeluarkan album Bleeding Gods diawal Januari 2018 mendatang. Label raksasa asal Jerman tersebut sedang menyiapkan rilisan terbaru mereka yang juga merupakan album kedua bertajuk “Dodekathlon.”  Dengan durasi album selama kurang lebih 54 menit, kalian akan dibawa mereka ke alam kegelapan dengan nuansa kuat era mitologi Yunani, yang tercermin pada lirik pemujaan mereka terhadap Artemis sang Dewi Perburuan, di lagu “Beloved Artemis.”

Menariknya, konsep album ini terdengar lebih harmoni yang menjadikan album ini berbeda total dengan album sebelumnya. Album pertama mereka “Shepherd of Souls” lebih terasa ritme death metalnya, dengan ciri khas permainan drum agresif dan cepat serta permainan gitar yang kecepatannya senada dengan permainan sang drummer.

Dengan menyuguhkan 12 lagu, tampaknya Mark Huisman sang vokalis bersama 4 personil lainnya semakin mantap dijalan genre death/black metal atau yang mereka namakan dengan Dutch epic death/black metal. Sesuai dengan penamaan genre tersebut, tergambar dengan jelas bahwa mereka sedang memusikalisasi sebuah kisah kepahlawanan masa lalu (epik) tentang kehidupan suku Maya, mitologi yunani mengenai Dewa dan Dewi serta ritual keagamaan era Mesir kuno, yang tentunya dengan suguhan Death/Black Metal.

img: nuclearblast.de

From Feast To Beas merupakan single andalan album ini yang video klipnya sudah bisa ditonton di channel Nuclear Blast Records. Lagu yang menceritakan perubahan watak manusia dari sifat baik ke hal terburuk seperti kehidupan binatang dikemas dengan musik yang bikin merinding, terutama pada harmoni keyboardnya.

Baca Juga :  Youtube sebagai Media Alternative Musisi Indie

Video klipnya pun terbilang cukup horor. Dalam video berdurasi 5 menitan ini, kita dapat melihat ekspresi kegelapan yang tercermin dari dandanan personil yang menyerupai iblis dan tema efek video yang super gelap, seolah-olah sumber pencahayaan hanya berasal dari api yang menyala-nyala.

Bleeding Gods sendiri terbentuk tahun 2012, sejak Ramon Ploeg sang pendiri sekaligus gitaris band ini hengkang dari Houwitster, yang saat ditinggalkannya memainkan genre Brutal Death Metal. Ramon sendiri tampaknya memiliki perbedaan genre yang cukup tajam dengan band sebelumnya, terbukti dengan kehadiran Bleeding Gods.

Ramon Ploeg awalnya menyiapkan sendiri demo lagu yang diciptakannya yang dilanjutkan dengan audisi untuk mencari personil yang karakter permainannya sesuai dengan yang ia inginkan.

Saat ini, Bleeding Gods beranggotakan Mark Huisman pada vocal, Ramoen Ploeg dan Rutger van Noordenburg pada gitar, Gea Mulder satu-satunya personil cewek mengisi bass dan Daan Klemann pada drum.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here